Arsip Tag: boxebu

Islam Makhachev Vs Justin Gaethje Sudah Siap tuh!

Boxebu.biz – Islam Makhachev masih memegang sabuk juara kelas ringan UFC. Lawan potensial lainnya, Justin Gaethje, layak untuk ditantang!

Islam Makhachev mempertahankan sabuk juaranya dua kali tahun ini, mengalahkan Alexander Volkanovski. Sedangkan Justin Gaethje sukses meraih gelar juara kelas ringan BMF UFC.

BACA JUGA : Lionel Messi Tutup 2023 dengan Kekalahan Tak Terduga dari Haaland

Pada peringkat penyisihan kelas ringan UFC, Islam masih menjadi juara dan Justin Gaethje di posisi kedua, mengungguli Dustin Poirier. Charles Oliveira masih berada di peringkat pertama.

Laga ulang antara Islam dan Oliveira sedianya dijadwalkan pada pertengahan tahun lalu. Sayangnya, pemain asal Brasil itu mengalami cedera pelipis saat pemusatan latihan.

Sebenarnya, Charles Oliveira yang lebih berhak secara peringkat karena ia merupakan penantang gelar di peringkat kesatu. UFC pun sejatinya bersedia menggelar kembali duel ulang antara Makhachev dan Oliveira.

Akan tetapi, Gaethje bersikeras bahwa Oliveira telah melakukan kesalahan besar karena melewatkan kesempatan melawan Makhachev pada UFC 294, Oktober 2023. Baru-baru ini, Islam Makhachev mengaku tidak tertarik dengan pertandingan ulang lagi. Islam bahkan menyebut nama Justin Gaethje yang dianggapnya sebagai lawan berikutnya.

“Sejujurnya, saya bilang saya tidak terlalu tertarik dengan pertandingan ulang,” ujarnya.

“Harus ada nama baru untuk pemain tersebut. Gaethje merasa layak menjadi lawan saya berikutnya, itu akan lebih menarik,” lanjutnya.

Justin Gaethje menyapanya. Sorotan terhubung ke UFC melalui jejaring sosial X.

“Saya menunggu telepon Anda kapan pun Anda siap @ufc @danawhite,” tulisnya di Twitter.

“Mari kita lihat siapa yang ditendang kepalanya terlebih dahulu, @MAKACHEVMMA. Dia tidak muncul di Bronx (ed. Charles Oliveira),” lanjutnya.

BACA JUGA : Sabina Altynbekova Asal Kazakhstan Tercantik Di Bidang Voli

Islam menanggapinya dengan mentweet: “Saya bisa melakukan lebih dari sekadar menendang, hati-hati.”

PROFIL RIWAYAT LEGENDA PEMAIN BASKET TERBAIK KODE BRYANT

Boxebu.biz – Kobe Bryant adalah salah satu nama besar di dunia basket. Sebagian orang bahkan sudah menyematkan status ‘legenda’ untuk Kobe Bryant.

Berposisi sebagai shooting guard, Kobe Bryant merupakan pemain yang telah berkiprah bersama tim Los Angeles Lakers dalam liga National Basketball Association (NBA) selama 20 tahun.

Di balik seseorang dengan nama besar, selalu terdapat kisah menarik. Simak biografi singkat Kobe Bryant dari sejak merintis karier hingga kematiannya.

Masa Muda Kobe Bryant

Kobe Bryant lahir dengan nama lengkap Kobe Bean Bryant pada tanggal 23 Agustus 1978. Kobe adalah anak bungsu dari tiga bersaudara dan anak laki-laki satu-satunya dari pasangan Pamela Cox dan mantan pemain NBA, Joe Bryant. Selain itu, Kobe juga merupakan sepupu dari pemain NBA John ‘Chubby’ Cox.

Kobe sempat beberapa kali pindah rumah sejak ayahnya pensiun dari liga NBA. Saat itu, usianya baru enam tahun.

Sang ayah memboyong keluarganya pindah ke Rieti, Italia, untuk melanjutkan karier sebagai pemain basket profesional. Dua tahun setelahnya, Kobe dan keluarganya kembali pindah ke Reggio Calabria, kemudian ke Pistoia, dan Reggio Emilia. Saat menetap di Reggio Emilia, Kobe mulai bermain basket dengan lebih serius.

Motivasi utama Kobe bermain basket muncul setelah menyaksikan video-video pertandingan NBA yang rutin dikirimkan oleh kakeknya. Kecintaannya pada basket juga tumbuh karena menonton film animasi Eropa tentang olahraga.

Dari tahun 1987 hingga 1989, ayah Kobe melanjutkan karier basketnya bersama tim Olimpia Basket Pistoia. Setiap kali sang ayah dan timnya bermain, Kobe bekerja sebagai tukang pel dan tukang ambil bola. Di sela-sela pekerjaannya itu, Kobe menyempatkan diri berlatih menembak bola.

Karier basket Kobe semakin cemerlang selama bersekolah di Lower Merion High School. Bahkan, Kobe menerima berbagai penghargaan untuk penampilannya yang luar biasa, seperti Naismith High School Player of the Year, Gatorade Men’s National Basketball Player of the Year, McDonald’s All-American, Parade All-American, dan USA Today All-USA Team.

Kemudian saat usianya baru 17 tahun, Kobe memutuskan untuk terjun ke liga NBA, menjadikannya pemain keenam dalam sejarah NBA yang melakukannya.

Awal Karier NBA

Kobe debut sebagai pemain NBA dalam pertandingan Summer Pro League di Long Beach, California. Sebagai pemain baru dari rentang waktu 1996-1997, Kobe menghabiskan sebagian besar waktunya duduk di bangku cadangan. Baru di tahun 1998-1999, Kobe muncul sebagai guard utama dalam liga.

Permainannya semakin membaik pada tahun 1999 setelah Los Angeles Lakers mengganti pelatihnya menjadi Phil Jackson. Setelah bertahun-tahun pelatihan, Kobe akhirnya menjadi shooting guard utama dan mendapat kesempatan untuk tampil dalam liga All-NBA, All-Star, dan All-Defensive.

Dengan permainan kombinasi antara Kobe dan Shauille O’Neal, Los Angeles Lakers meraih gelar juara berturut-turut di tahun 2000, 2001, dan 2002.

Awal Karier di Tim Nasional

Kobe menolak bermain di Olimpiade Sydney pada tahun 2000 karena di rinya akan menikah. Dia juga memilih untuk tidak bermain dalam FIBA World Championship 2002. Pada awalnya, Kobe terpilih untuk bermain dalam FIBA Americas Championship 2003, tapi dia akhirnya mengundurkan diri setelah menjalani operasi bahu dan lutut.

Keriernya bersama tim nasional akhirnya benar-benar dimulai pada tahun 2007 ketika Kobe menjadi pemain dalam 2007 USA Men’s Senior National Team dan USA FIBA Americas Championship Team. Kemenangan Amerika Serikat di pertandingan tersebut membuat mereka berhak melaju ke Olimpiade Beijing setahun setelahnya.

Pada 2008, Kobe kembali menjadi pemain untuk USA Men’s Senior National team dalam Olimpiade Beijing. Di debut olimpiadenya ini, Kobe bersama tim Amerika Serikat berhasil meraih medali emas.

Kobe kembali bergabung dengan tim nasional untuk Olimpiade London 2012. Setelah timnya lagi-lagi berhasil meraih medali emas, Kobe pun memutuskan untuk pensiun dari tim nasional.

Kematian

Pada tanggal 26 Januari 2020, Kobe bersama anak keduanya bernama Gianna, enam orang kerabatnya, serta seorang pilot bernama Ara Zobayan, tewas dalam tragedi kecelakaan helikopter di Calabasas, California.

Ketika itu , Kobe dalam perjalanan ke Bandara Camarillo untuk menonton pertandingan basket yang terletak di Mamba Sports Academy , Thousand Oaks , California.

Karena awan yang tebal , Pilot Ara Zobayan kehilangan kendali hingga helikopter menabrak sisi gunungg di Calabasas dan langsung terbakar.

Kobe dan anaknya , Gianna , pada tanggal 7 Februari 2020 di rumahkan Pacific View Memorial Park , Corona del Mar , California. Upacara peringatan pun di mulai tanggal 24 Februari di Staples Center , Los Angeles.

Baca Juga : Pemain Futsal Legendaris

RIWAYAT TENTANG CRISTIANO RONALDO PEMAIN SEPAK BOLA DUNIA

Boxebu.biz – Apa kabar semuanya? Kita semua pasti sudah tidak asing lagi dengan sosok Cristiano Ronaldo. Pemain sepak bola dunia yang satu ini memang memiliki riwayat yang sangat mengesankan. Dari awal karirnya, Ronaldo sudah menunjukkan bakat dan kemampuan yang luar biasa dalam dunia sepak bola. Berbagai penghargaan dan rekor pun berhasil diraihnya. Namun, siapa sebenarnya Cristiano Ronaldo dan apa saja perjalanan hidupnya? Yuk, simak terus artikel ini.

Perjalanan Ronaldo Menuju Karir Profesional

Ronaldo adalah salah satu pemain sepak bola terbaik di dunia, dan perjalanannya menuju karir profesional penuh dengan tantangan dan ketekunan. Sejak kecil, ia telah menunjukkan bakat luar biasa dalam olahraga ini dan berusaha keras untuk mengembangkan kemampuannya.

Namun, perjalanan Ronaldo tidaklah mudah, ia menghadapi banyak rintangan dan tekanan dalam mengejar impian dan cita-citanya.

Debut Cristiano Ronaldo Di Timnas Portugal

Debut Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal merupakan momen yang sangat dinanti oleh para penggemar sepakbola di seluruh dunia. Pemain yang dikenal dengan kemampuannya yang luar biasa ini akhirnya mendapatkan kesempatan untuk mewakili negaranya dalam ajang internasional.

Debut Ronaldo di Timnas Portugal terjadi pada tanggal 20 Agustus 2003 dalam pertandingan persahabatan melawan Kazakhstan. Saat itu, Ronaldo masih berusia 18 tahun dan sedang bermain untuk klub Sporting Lisbon.

Meskipun masih muda , Ronaldo sudah menunjukkan bakatnya yang luar biasa dalam dunia sepakbola. Dalam pertandingan debutnya, Ronaldo berhasil mencetak gol pertamanya untuk Timnas Portugal. Gol tersebut menjadi bukti nyata akan kemampuan dan potensi besar yang dimiliki oleh pemain muda ini.

Meskipun pertandingan berakhir dengan skor imbang, debut Ronaldo di Timnas Portugal telah menarik perhatian banyak orang. Setelah debutnya yang sukses, Ronaldo terus berkembang sebagai pemain sepakbola yang hebat.

Ia menjadi salah satu pemain terbaik di dunia dan meraih banyak gelar juara baik dengan klub maupun Timnas Portugal. Debutnya di Timnas Portugal menjadi awal dari karir yang cemerlang dan menginspirasi banyak pemain muda di seluruh dunia.

Dengan bakat dan dedikasinya yang luar biasa, Ronaldo telah menjadi ikon dalam dunia sepakbola. Debutnya di Timnas Portugal adalah salah satu momen bersejarah dalam karirnya yang akan selalu diingat oleh para penggemar sepakbola.

Masa-Masa Ronaldo Di Sporting Lisbon

Masa-masa Ronaldo di Sporting Lisbon adalah awal dari karir sepak bola yang gemilang. Sebagai seorang remaja yang berbakat, Ronaldo menunjukkan kemampuan yang luar biasa dalam memainkan bola. Ia menjadi sorotan di klub tersebut dan menarik perhatian banyak klub besar di Eropa.

Dengan kecepatan, kelincahan, dan ketepatan tembakan yang luar biasa, Ronaldo menjadi pembeda di lapangan hijau. Meskipun masih muda, ia telah menunjukkan mentalitas juara dan ketekunan yang tinggi. Masa-masa Ronaldo di Sporting Lisbon adalah fondasi yang kuat untuk kesuksesannya di masa depan.

Transfer Ronaldo Ke Manchester United

Setelah dua belas tahun bermain di Real Madrid dan kemudian pindah ke Juventus pada tahun 2018, Cristiano Ronaldo kembali ke klub lamanya, Manchester United. Transfer ini membuat penggemar sepak bola di seluruh dunia terkejut dan bahagia sekaligus.

Ronaldo yang berusia 36 tahun masih menunjukkan performa yang luar biasa di lapangan. Keberhasilannya di klub-klub sebelumnya membuatnya dianggap sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa. Dengan kembalinya Ronaldo ke Manchester United, harapan dan ekspektasi para fans tentu sangat tinggi.

Baca Juga : Atlet Renang Paling Terbaik

Baca Selengkapnya……

Kesuksesan Ronaldo Bersama Manchester United

Kesuksesan Cristiano Ronaldo bersama Manchester United menjadi salah satu cerita paling ikonik dalam sejarah sepak bola modern. Ronaldo tiba di Old Trafford sebagai pemain muda yang penuh bakat, dan dia segera menunjukkan keahliannya dalam mengolah bola dengan teknik dan kecepatan yang luar biasa.

Namun, dia juga mengalami masa-masa sulit di awal karirnya, dengan kritik yang terus menghampirinya.Namun, Ronaldo tidak menyerah. Dia terus berlatih keras, dan akhirnya berhasil menunjukkan kemampuannya dalam mencetak gol dan membantu tim.

Bersama Manchester United, Ronaldo memenangkan tiga gelar Liga Premier, satu Liga Champions, dan banyak trofi lainnya. Dia juga menjadi pemain terbaik dunia pada tahun 2008, dan sejak itu telah memenangkan banyak penghargaan individu lainnya.

Ketika Ronaldo meninggalkan Manchester United pada tahun 2009, dia meninggalkan warisan yang tak terlupakan di klub. Kesuksesannya menjadi bukti bahwa dengan kerja keras dan tekad yang kuat, seseorang dapat mencapai apa pun yang diinginkan.

Ronaldo telah menjadi salah satu pemain sepak bola terbaik di dunia, dan kisah kesuksesannya bersama Manchester United akan selalu diingat oleh para penggemar sepak bola di seluruh dunia.

Akhir Kata

Sebagai salah satu pemain terbaik dalam generasinya. Namun, di balik semua keberhasilan ini, Ronaldo tetaplah seorang manusia dengan hati yang besar.

Ia terkenal karena kebaikan hatinya dan sumbangannya kepada masyarakat. Semoga artikel ini telah memberikan Kamu wawasan baru tentang perjalanan hidup Ronaldo. Sampaikanlah kepada teman-teman Kamu untuk berbagi keajaiban sepak bola ini.

BACA ARTIKEL LAINNYA